Hakikat Cinta

Makna cinta tidak hanya terbatas kepada hubungan kasih antara dua insan yg sedang memadu kasih aemata. Sejatinya makna cinta itu amatlah luas dan dalam.

Cinta bisa jadi sebab yang kuat untuk memulai suatu amal, perbuatan ataupun tindakan

Demikianlah cinta, ia mampu menyemangati jiwa, menggetarkan hati tatkala disebutkan sesuatu yang dicintainya. Cinta sungguh mempesona.

Namun, dari sekian banyak cinta yang dimiliki seorang manusia, hanya ada dua cinta yang hakiki:

[1] mencintai Allah dan inilah porosnya cinta dan sejatinya cinta. Karena DIA lah muara segala Cinta.
[2] mencintai apa saja yang dicintai Allah.

Orang yang sepenuhnya bergantung dan bersandar kepada Allah, maka apapun atau siapapun terlihat begitu kecil dan tidak berarti untuk dijadikan sandaran; Sehingga hatinya selalu terhindar dari rasa takut dan khawatir.

Kenapa hati kita seringkali dicekam perasaan takut dan khawatir??
Semua itu tidak lain karena kita terlampau bergantung atau bersandar kepada selain Allah.

عن النبي صلى الله عليه وسلم أنه قال: (مَنِ انْقَطَعَ إِلَى اللهِ كَفَاهُ اللهُ كُلَّ مُؤْنَةٍ وَرَزَقَهُ مِنْ حَيْثُ لا يَحْتَسِبُ، وَمَنِ انْقَطَعَ إِلَى الدُّنْيَا وَكَلَهُ اللهُ إِلَيْهَا).
[رواه البيهقي في شعبه].

Nabi Muhammad Saw Bersabda : Barangsiapa yang bertekad hanya menghubungkan dirinya kepada Allah swt semata, niscaya Allah menjamin segala keperluannya, dan memberinya rizki yang tidak pernah diduga. Dan barangsiapa yang bertekad menghubungkan diri kepada dunia semata, niscaya Allah menyerahkannnya kepada dunia.

Sekarang,, kita tinggal pilih… Berserah kepada Allah dengan ketulusan Cinta. Ataukah terpaut dengan dunia yang fana dan serba tak abadi itu.

Cinta itu berserah Tulus tanpa bataa padaNYA…

Barokallah fiikum

Leave a Comment