Bersalah karena Cinta

Read Time:1 Minute, 0 Second

Kalau yang kita cintai bersalah karena cintanya pada kita, apa yang perlu kita lakukan padanya?

Adalah Sarah sangat mencintai Ibrahim. Bahkan ketika Raja Mesir cabul yang gagal menistanya karena Allah melindunginya itu lalu menghadiahkan Hajar sebagai pelayannya, Sarah justru mempersembahkan Hajar untuk dinikahi sang suami yang telah lama merindukan putra.  Ringkas kisah, mereka pun menikah, dan Rahim Hajar lahirlah Ismail yang amat terkasih.

Hati manusia berbolak-balik, perasaannya bergoyah-gayih. Terlebih pula hati dan perasaan seorang wanita.

Kelahiran Isma’il yang tentu membuat Ibrahim amat bersukacita dan mencurahkan perhatian jauh lebih banyak pada Hajar sangat mempengaruhi emosi Sarah. Dia cemburu, Dan dalam puncak kecemburuan yang meledak menjadi amarah, seperti dikisahkan Imam Ibn Katsir dalam Al-Bidayah wan Nihayah, dia pun berkata, “Demi Allah, akan kupotng tiga anggota tubuh Hajar.”

Marahkah Ibrahim?

Tidak, Karena Ibrahim tahu, Sarah bersumpah karena marah, dia marah karena cemburu, dia cemburu karena cinta. Dia hanya menyuruh Hajar pergi menghindar, bahkan dengan menjuntaikan kainnya agar terhapus jejaknya di pasir hingga Sarah takt ahu ke mana harus mengejar.

MasyaAllah. Kelak, sumpah sarah tetap dipenuhi hanya saja dalam keadaan saling hormat serta penuh cinta, mewariskan bagi kita kebiasaan menindik dua telinga untuk anting-anting dan khitan bagi wanita.

#SunahSedirhamSurga

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas