20 Metode Mengajar Super Keren dari Rasulullah SAW

Read Time:2 Minute, 15 Second

Rasulullah SAW adalah Uswatun Hasanah (Role Model) bukan hanya bagi Kaum Muslimin, namun juga ummat manusia. itulah
mengapa Michael H. Hart dalam bukunya 100 orang yang paling berpengaruh
dalam sejarah menjadikan Muhammad SAW sebagai orang nomor 1 sejagad.

Beliau menjadi contoh yang baik dalam seluruh aspek kehidupan,  salah
satunya adalah pendidikan. Beliau Pengajar yang sangat Luar Biasa.

Dr. M. Syafii Antonio, M.Ec dalam bukunya Muhammad SAW The Super Leader
Super Manager menuliskan 20 metode dan teknik pengajaran sebagai
‘holistic learning methods’ yang diambil dari Sirah Rasulullah SAW.
Inilah 20 metode tersebut :

1. Learning conditioning (meminta
diam untuk mengingatkan, menyeru secara langsung dan perintah untuk
menyimak dan diam dengan cara tidak langsung);

2. Active
interaction (interaksi pendengaran : teknik berbicara, tidak
bertele-tele pada ucapan dan tidak terlalu bernada puitis, memperhatikan
intonasi, diam sebentar ditengah-tengah penjelasan; interaksi pandangan
: eye contact dalam mengajar, memanfaatkan ekspresi wajah, tersenyum);

3. Applied-learning (metode praktikum yang diterapkan oleh guru dan yang dilakukan oleh siswa);

4. Scanning and levelling (memahami siswa secara individu sesuai tingkat kecerdasannya);

5. Discussion and feed-back (metode yang logis dalam memberikan jawaban dan membuat contoh sederhana yang mudah dipahami);

6. Story telling (bercerita);

7. Analogy and case study (memberikan perumpamaan dan studi kasus nyata di sekitar kehidupan);

8. Teaching and Motivating (meningkatkan gairah belajar dan rasa keingintahuan yang tinggi);

9. Body language (membuat penyampaiannya bertambah terang, lebih pasti
dan jelas; menarik perhatian pendengar dan membuat makna yang dimaksud
melekat pada pikiran; mempersingkat waktu);

10. Picture and graph technology (penjelasan diperkuat dengan gambar atau tulisan);

11. Reasoning and argumentation (mengungkapkan alasan akan memperjelas sesuatu yang sulit dan berat agar dipahami oleh siswa);

12. Self reflection (memberi kesempatan kepada siswa untuk menjawab
sendiri suatu pertanyaan agar siswa dapat mengoptimalkan kerja otak dan
mengasah pikiran);

13. Affirmation and repetition (pengulangan kalimat dan ucapan nama);

14. Focus and point basis ( menggunakan teknik berdasarkan
rumusan-rumusan besar atau poin akan membantu siswa dalam menyerap ilmu
dan menjaganya dari lupa);

15. Question and answer method (teknik
bertanya untuk menarik perhatian pendengar dan membuat pendengar siap
terhadap apa yang akan disampaikan kepadanya);

16. Guessing with question (penting untuk memperkuat pemahaman dan memperbesar keingintahuan);

17. Encouraging student to ask (guru memberikan kesempatan dan motivasi
kepada siswa untuk berani mengajukan pertanyaan : bertanya dapat
menghapus kebodohan serta memperbaiki pemahaman dan pemikiran dan
menjadi alat evaluasi guru atas cara penyampaian pelajarannya);

18. Wisdom in answering question (menyikapi orang-orang yang mengajukan
pertanyaan sesuai dengan tingkat pengetahuannya; menyikapi si penyanya
dengan sikap yang bermanfaat baginya);

19. Commenting on student answer (memberikan komentar terhadap jawaban siswa);

20. Honesty (seorang guru harus menanamkan sikap mulia berani mengakui
ketidaktahuan ke dalam diri siswanya. ucapan ‘aku tidak tahu adalah
bagian dari ilmu’)

Copas dari KamiGuru

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas